Tragedi di saat ku teramat aneh, sejuta sakit ini
bukan bentuk kemurkaanMu.
Dia terlalu anggun saat memakai gaun itu, gadis kecil yang
beranjak dewasa dan memancarkan pesona kecantikan.
Terlalu kau bermain sayang..
ku berkisah untukmu, alurmu, dan tipudayamu.. begitu bodoh diri ini yang terus saja merasa
bahwa kau
seorang dengan kepolosan wajahmu.. “Koisuru” panggilku untuk
merangkulmu lagi.
Tangis memecah keheningan itu sesaat setelah kau terjebak
dalam keabuan. Pantang untuk kau menoleh bahwa dirimulah yang kalah saat ini. Terancam
dalam kevakuman dan terpedaya oleh keindahan.. kau bukan seperti ini sayang
karna kau tangguh.
Kesalahan adalah sebuah janji untuk tak terulang. Nada itu
adalah sebuah tekad untuk terus menuntun agar kau bisa menjauh menjauh menjauh.
Kelompokkan saja dan
terus bernada, susun dan alurkan mereka.
Suatu saat ku butuh dirimu sayang, bahwa kau sakit tak akan
pernah kutoleransi.. dirimu dan algoritmamu.
Koisuru (09:20)
==
